Dosen Muda ditemukan Tak Bernyawa di Kos Hotelnya

Dosen Muda ditemukan Tak Bernyawa di Kos Hotelnya

Semarang, Skemarubrik.com | – Anggota Direktorat Samapta Polda Jateng, AKBP Basuki, yang merupakan orang terakhir bersama dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35), ternyata sudah berkeluarga. Selain itu, Basuki ternyata punya hubungan asmara dengan Levi.

“Sudah (berkeluarga). Kalau inisial D itu masih gadis,” kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, saat dihubungi wartawan, Kamis (20/10).

Hubungan terlarang (kumpul kebo) antara keduanya juga telah berlangsung selama bertahun-tahun. Mereka bahkan tinggal bersama di kos hotel (kostel) tempat jenazah korban ditemukan.

“Yang jelas mereka ada komunikasi dan intens. Dan hubungan asmara itu memang benar. Menurut pengakuan yang bersangkutan, dari tahun 2020,” jelasnya.

Artanto menegaskan, perbuatan AKBP Basuki jelas melanggar kode etik profesi Polri dan norma kesusilaan masyarakat.

“Yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran berupa tinggal bersama seorang perempuan berinisial D tanpa ikatan perkawinan yang sah. Itu merupakan pelanggaran berat kode etik profesi polisi karena berkaitan dengan kesusilaan dan perilaku di mata masyarakat,” tegas Artanto.

Terkait penyebab kematian korban maupun hasil autopsi, ia mengaku belum dapat mengungkapkannya karena penyelidikan masih berjalan dan belum dilakukan gelar perkara.

“Jadi nanti bisa saya jelaskan kalau sudah gelar perkara, sehingga lebih terang benderang. Kalau sekarang kan nanti parsial dan penyidik belum menuntaskan pekerjaan,” kata Artanto.

Untuk diketahui, dosen Universitas 17 Agustus 1945 Semarang itu ditemukan meninggal dunia di sebuah kos dan hotel (kostel) di kawasan Jalan Telaga Bodas Raya, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Senin (17/11), dalam kondisi telanjang.

Korban pertama kali ditemukan oleh AKBP Basuki, anggota Direktorat Samapta Polda Jateng, yang disebut sebagai teman prianya.

(Tim.Red)

Tinggalkan Balasan