Serang, Skemarubrik.com| – Kepolisian Daerah (Polda) Banten memperketat pengawasan distribusi dan harga bahan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kelangkaan maupun praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat.
Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki menegaskan pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran di sektor pangan.
Pengawasan dilakukan secara berlapis melalui satuan tugas (satgas) pangan yang telah dibentuk hingga ke tingkat polres.
“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah. Satgas pangan ada sampai ke polres-polres. Ini untuk memastikan tidak ada kekurangan bahan pangan saat Natal dan Tahun Baru,” kata Hengki kepada wartawan.
Menurut Hengki, komoditas strategis seperti daging, beras, gula, dan kebutuhan pokok lainnya menjadi fokus pemantauan. Hingga saat ini, hasil pemantauan menunjukkan harga masih berada dalam ambang Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Alhamdulillah, sejauh ini harga masih terkendali dan sesuai HET. Tidak ada indikasi lonjakan yang signifikan,” ujarnya.
Di sisi lain, Hengki turut menyinggung kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di wilayah Jalanan Tindal yang menyita perhatian publik. Namun, Kapolda memilih tidak membuka detail perkembangan perkara tersebut.
“Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan. Perkembangannya belum bisa kami sampaikan. Teknis penyelidikan tidak kami uraikan di sini,” tegas Hengki.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penanganan perkara tersebut telah ditarik ke tingkat Polda Banten. Kasus ini kini ditangani tim gabungan Polda yang dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirreskrimum).
“Tim gabungan sudah bekerja. Dipimpin oleh Pak Dir Tindak Pidana Umum. Saat ini masih pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan berbagai informasi,” jelasnya.
Polda Banten menegaskan proses penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan terukur. Kepolisian juga memastikan tidak ada intervensi dalam penanganan kasus tersebut, seiring upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang momentum akhir tahun.
(Red-Lies h)

