Serang, SkemaRubrik.com | — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Serang, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), menegaskan pentingnya pemahaman konseptual yang tepat terkait perbedaan istilah “makan bergizi” dan “makanan bergizi” di tengah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digulirkan pemerintah.
Ketua DPD IWOI Kota Serang, Johan Simarmata, dalam pernyataan resminya kepada jajaran pengurus, menilai masih terjadi bias pemaknaan di lapangan.
Kekeliruan tersebut tidak hanya terjadi di kalangan penyelenggara, tetapi juga melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), orang tua, hingga peserta didik.
“Secara konseptual, kedua istilah ini memiliki perbedaan mendasar dan tidak dapat dipertukarkan.
Makan bergizi adalah tindakan atau proses mengonsumsi asupan sehat dan seimbang. Sementara makanan bergizi merujuk pada kualitas atau jenis makanan yang mengandung nilai nutrisi,” tegas Johan.
Menurutnya, distingsi ini menjadi krusial dalam konteks implementasi MBG.
Program tersebut, lanjutnya, tidak semata berfokus pada distribusi makanan bernutrisi, melainkan menitikberatkan pada perilaku konsumsi yang benar, terukur, dan berkelanjutan.
“Program MBG bukan sekadar soal apa yang disajikan, tetapi memastikan bahwa peserta didik benar-benar mengonsumsi makanan tersebut secara optimal, sesuai kebutuhan gizi harian,” ujarnya.
DPD IWOI Kota Serang juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan, khususnya SPPG, agar tidak terjebak pada pendekatan administratif semata. Implementasi program harus berorientasi pada substansi, yakni tercapainya pola makan sehat di kalangan siswa.
Lebih lanjut, peran orang tua dan siswa dipandang sebagai elemen penting dalam fungsi kontrol sosial.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai mampu menjadi mekanisme korektif apabila terjadi deviasi dalam pelaksanaan program di lapangan.
“Kesadaran kolektif menjadi fondasi utama, edukasi publik harus terus diperkuat untuk mencegah bias makna yang berpotensi menurunkan kualitas implementasi program,” tambahnya.
Dengan pemahaman yang komprehensif, DPD IWOI Kota Serang optimistis Program MBG dapat berjalan efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta kapasitas intelektual generasi muda Indonesia. (Red/RB)

