Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Beras Tetap Stabil

Polres Cilegon Polda Banten bersama Disperindag serta UPT Pasar Kota Cilegon melakukan pemantauan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi. (Foto : HumasResClg)

Cilegon Banten, Skemarubrik.com | – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon Polda Banten bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar Kota Cilegon, terus melakukan pemantauan harga dan stok beras di sejumlah titik wilayah setempat.

Langkah itu dilakukan, sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga beras tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Kegiatan pemantauan tersebut, dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Toko BAYU MANDALA di Jln Merbabu Pasar blok F Kota Cilegon dan Toko Hj. ENI di Pasar Kelapa Kavling Blok F, Kelurahan Ciwaduk Cilegon Blok A No 40, Sabtu (1/11/2025) pagi.

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama mengatakan, pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman di pasaran.

“Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih, sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini, juga dilakukan guna menjamin stok beras aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan di Toko BAYU MANDALA, Martinus selaku pemilik/penanggung jawab dan Hj. ENI selaku pemilik/penanggung jawab Toko Hj. ENI, tim menemukan harga jual beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram dan beras SPHP Rp.12.500 per kilogram.

Yoga menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.

“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.

(Tim.Red)

Tinggalkan Balasan