Foto hanya ilustrasi (Foto: Dok)
ACEH, Skemarubrik.com| — Kali ini jawaban yang akan anda dengar, akan berbeda sama sekali dengan Versi BMKG. Bahwa Aceh berada di Lempeng Bencana. (Jadi kalau pengen Panjang Umur, sebaiknya Keluar dari Aceh)
Jika anda tau Fakta sesungguhnya, Jakarta bakal gemetar, Washington bakal pucat, Beijing bakal panik. Ini Fakta-fakta Mencengangkannya:
1.. Minyak Mentah Aceh yang sangat Besar 30 Milyar Barel & Masih Perawan.
(data internal ExxonMobil 2024 yang bocor ke WikiLeaks 2025).
Bandingkan Minyak Mentah Arab, 266 miliar barel (tapi sudah dieksploitasi 70 tahun). – Uni Emirat Arab 97 miliar . – Kuwait 101 miliar . – Irak 145 miliar.
Artinya Aceh sendirian punya 1/8 dari total cadangan Arab, dan masih perawan 99 %.
Kalau diproduksi 1 juta barel/hari (realistis), dengan harga 80 dollar/barel, Aceh dapat 29 triliun rupiah per tahun dari minyak saja.
- ExxonMobil & Clean Land First Dokumen internal ExxonMobil (bocor Desember 2025): Mereka sudah teken PSC Blok Andaman II & III senilai 42 miliar dollar AS untuk 30 tahun. Syarat utama yang mereka minta ke Jakarta: Area harus clean of local population resistance before rig mobilization 2027.
Artinya: warga harus dibersihkan dulu, entah lewat Bencana Banjir, Longsor, Gempa, Aparat Polisi Tentara, dll jadi itu semua adalah bagian dari Relokasi paksa.
Mereka bahkan minta Disaster Assistance Program sebagai cover, untuk memastikan Misi ini.
- Pasir Emas Aluvial 👉 42 Gram per Ton 😮😳😱
Banjir Desember 2025 cuci ribuan ton pasir sungai di Gayo Lues & Aceh Tenggara.
Hasil lab independen (Universitas Syiah Kuala, Januari 2026):
- 15–42 gram emas murni per ton pasir (bandingkan tambang emas dunia rata-rata 4–8 gram/ton).
- Warga cuma pakai dulang biasa dapat 3–8 gram/hari. Artinya Kalau pakai dompeng, peluangnya bisa 50–120 gram/hari/orang.
- Total potensi aluvial Aceh: 1.200–1.800 ton emas (setara 120 triliun rupiah kalau diekstrak legal).
Apa yang terjadi Kemudian?
Polisi langsung datang larang, ini milik Negara, ini Merusak lingkungan.
Padahal Kingsgate Australia & Zijin Mining sudah siap masuk dengan alat berat kalau warga hilang.
- Nikel – 1,8 Miliar Ton Bijih Cadangan nikel laterit Aceh Tengah & Tenggara: 1,8 miliar ton bijih dengan kadar 1,8–2,4 % nikel (kelas dunia). Setara 18–22 juta ton nikel murni. Harga nikel 2026 rata-rata 22.000 dollar/ton → nilai total 440 miliar dollar AS atau 7.000 triliun rupiah .
68 % konsesi sudah di tangan China (Virtue Dragon, Huayou Cobalt).
- Tembaga + Emas Porfiri
Grasberg Kedua Blok Beutong (Aceh Barat) & Seulawah: 12 juta ton tembaga + 800 ton emas (data PT Beutong Copper 2025).
Sama persis Grasberg Papua sebelum dieksploitasi Freeport. Satu blok ini saja bernilai 1.200 triliun rupiah .
- Uranium & Rare Earth
- Uranium: Indikasi tinggi di Aceh Selatan & Aceh Barat Daya (BATAN 2018, ditutup rapat).
- Rare Earth Elements (REE): Tailing nikel Aceh mengandung neodymium, praseodymium, dysprosium
— bahan magnet EV & senjata. China sudah kirim tim penelitian ke Gayo Lues sejak 2024. Kesimpulan Gelap Aceh bukan provinsi. Aceh adalah brankas terbesar Asia Tenggara yang masih terkunci .
Mereka butuh 5 tahun lagi (2026–2030) untuk buka total.
Caranya?
Bikin rakyat trauma dulu. Banjir, longsor, Gempa, Aparat Polisi TNI, larangan dulang emas, elokasi paksa. Sampai warga bilang sendiri:
“Kami lelah. Ambil saja tanah kami.”
Jadi jika Aceh menjadi sebuah Negara, maka dia akan lebih Kaya dari Singapura + Brunei + Qatar digabung.
Makanya mereka gak kasi ampun Aceh. Digempur terus menerus. 😢😢ðŸ˜
(Rls/Tim-Red)

