SERANG, Skemarubrik.com | — Warga Lingkungan Kaujon, Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, mengeluhkan banjir yang kerap terjadi akibat buruknya sistem drainase dan pembangunan trotoar yang dinilai terlalu tinggi. Warga mendesak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang segera turun tangan untuk memperbaiki saluran air yang dinilai tidak berfungsi optimal.

Seorang warga Kaujon yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan, saluran air di wilayah tersebut memiliki lubang yang terlalu kecil sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar dari jalan raya ke drainase. Kondisi itu diperparah dengan pembangunan trotoar yang lebih tinggi dari permukaan jalan, sehingga air hujan mudah meluap dan menggenangi permukiman.
“Saluran airnya kecil dan tidak mengalir dengan sempurna. Ditambah trotoar yang terlalu tinggi, akhirnya air naik ke pemukiman dan menyebabkan banjir,” ujar warga setempat.

Warga mengaku telah mencoba menghubungi pihak terkait, termasuk pengelola Yayasan MuawwanatusyAl-Azhar, namun hingga kini belum mendapat respons yang memadai. Mereka berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti agar persoalan banjir tidak terus berulang.
“Kami berharap pemerintah setempat segera menindaklanjuti permasalahan banjir di Kaujon ini. Jangan sampai setiap hujan, warga selalu kebanjiran,” kata warga tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 003 Kaujon Kidul, Madun, mengapresiasi respons cepat Wali Kota Serang H.Budi Rustandi yang langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi banjir.
“Alhamdulillah, Pak Wali Kota cepat tanggap dan langsung datang ke lokasi. Ini bentuk kepedulian beliau terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Madun.

Ia berharap ke depan, pemerintah daerah terus membuka ruang dialog dan mendengar keluhan warga, khususnya terkait persoalan infrastruktur dan lingkungan.
“Mudah-mudahan ke depan lebih baik. Kami berharap Pak Wali selalu mendengar suara masyarakat, khususnya warga Kaujon dan umumnya warga Kota Serang,” katanya.
Dalam kunjungannya ke lokasi banjir pada Kamis (29/1/2026), Wali Kota Serang menyampaikan bahwa penanganan banjir di Kaujon akan ditindaklanjuti secara bertahap setelah penyelesaian sejumlah titik prioritas lainnya.

“Untuk wilayah Kaujon, akan kami tindak lanjuti bulan depan. Saat ini kami masih menangani beberapa titik lain, seperti di kawasan Banten Lama dan Lopang, setelah itu baru ke Kaujon,” ujar Budi di hadapan warga.
Ia memastikan pemerintah Kota Serang berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan banjir dan meminta masyarakat turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga lingkungan dan kebersihan, agar saluran air tidak tersumbat dan banjir bisa diminimalkan,” tegasnya.***
(Lies h/Red)

